Selasa, 31 Mei 2016

Bagaimana caranya menjadi orang baik? [Ditanya]

Suatu ketika dalam suasana yang kocak ada yang tiba - tiba minta izin untuk bertanya kepada saya "gimana caranya dadi wong seng apik?"
Dengan tidak berfikir panjang saya pun menjawab "mandi yang rajin dan jangan lupa gosok gigi."
Dalam keadaan yang sedang tidak serius dan hanya berniat untuk mencairkan suasana dan dengan polosnya saya menjawab seperti itu, #menyesaldatangbelakangan
Kemudian dalam perbincangan selanjutnya saya hanya menanggapi dengan guyonan.
Dan dia masih serius, dan dengan tidak tanggapnya saya masih menanyakan 'kamu tadi mau tanya apa?"
Dia pun menjawab "wes lali"
Dan dengan tidak pekanya saya saya kembalikan pertanyaannya, "aku meh takon"
Dia pun menjawab "takon opo?"
Aku pun membalas "dirimu mau tanya apa?"
Dia jawab "wes lali"
Dan aku bertanya kembali " lali apane"
Dia membalas "pertanyaane"
Aku kembali membalas "pertanyaane apa?"
Dia pun menjawab kembali "wes lali"
Kemudian pada akhirnya saya membalas dengan "nek lali berarti pertanyaane ra penting"
Dan dia pun menjawab "em"
Sampai akhirnya saya ingin membalas dengan "lupakan"
Namun belum sempat ku tulis
Handphon pun berbunyi, dan ternyata dia langsung telfon. Dalam keadaan yang masih gak berfikir dengan pertanyaan serius tadi, saya mengobrol dengan candaan, dan sampai akhirnya saya bilang "eh menitane ko'mandek ya?"
Dia pun menjawab "mosok?"
Dan akhirnya handpon saya hang dan mati sendiri. #maklum handpon udah lowbhatery dan masih belum di ganti bhatheraynya karena jarang ada yg telfon atau sms kecuali tapi kenalan yang tanyanya mendadak, dan saya tidak online.
Dan biasanya saya mengirim sms alasan mati. Tapi pada saat itu tidak. Y sudah karwna menurut saya jam sudah terlalu malam hingga jam 00:03 saya pun akhirnya tidur.
Dan pada pagi harinya saya masih penasaran tadi malam mau tanya apaan ya?
Dalam ingatan saya hanya ada satu pertanyaan yang dia lontarkan "gimana jdi wong seng apik?"
Dalam fikiran saya selama dua hari berturt -turut selalu memikirkan jawaban itu dan bagai mana saya bisa menjelaskannya dengan mudah.
#jawaban gimana sih caranya jadi orang baik?
Dalam hati saya menjawab:
Kalau jadi orang baik itu mah gampang,
Tapi orang baik itu menurut aku adalah orang yang tidak berkata kalau dia orang baik. Karena kalau memurut aku yang menilai orang baik itu orang lain,
Ada juga jawaban yang aku pikirkan selain itu ialah: "kembalikan saja dari mulai tujuan manusia di ciptakan yaitu untuk ibadah, jadi intinya kamu ibadah aja kepada yang maha kuasa, jadi intinya apa yang kita lakukan itu di niatkan untuk ibadah sesuai agama yang kamu imani, kalau aku nih misal islam --> jadi aku kembali pada rukun islam dan rukun iman yang merupakan kewajiban umat muslim.
Rukun iman itu pasti kamu udah pernah denger kan? Nah itu gak hanya sekedar tulisan kayak pencasila yang dibaca setiap upacara bendera hari senin oleh anak sekolah, tapi kamu benar benar iman yang artinya percaya, gimana bisa percaya? Orang aku sering di kecewa'in sama tuhan ko' #baper
Tuhan itu gak pernah ngecewain umat yang percaya padanya ko' yang ada tuh umat atau manusianya sendiri yang bikin allah kecewa, #samaallahsajangecewain #apalagi #samamanusiayanglain
Sebenarnya selama 25tahun saya hidup sekarang , walaupun gk pernah yang namanya pacaran saya itu sering diingatkan sama allah tentang--> bisa begini loh kamu kalo nanti pacaran,
Jadi banyak banget dampak dari pacaran yang allah perlihatkan ke saya, dari yang namanya nangis nangis gegara baper, diputusin, gak ada kabar dari cowoknya, di selingkuhin, ditinggal nikah tanpa kabar, gak di setujui orang tua, kawin lari, hamil di luar nikah


#pdahalmasihsekolah #jauhdariorangtua sehingga si cewek itu yang gua lihat gak bisa bahagia lah, pokoknya banyak minusnya, selain itu yang di perlihatkan oleh allah,

Saya juga di ajak juga untuk merasakan prapacaran yang istilahnya PDKT,
Ceileeeeehhh.... Pakai ada istilah prapacaran segala, ehemmmm.... :D
Jadi maksudnya pendekatan yang dimana saya hanya menganggapnya teman tapi lawan jenis saya yang baperan, ataupun sebaliknya,
Pernah beberapa kali ada yang nyatakan ingin jadi pacar, eh karena saya ini orangnya pengen fokus 1 aj, dan menikmati masa -masa yang sekarang dimana punya banyak temen, bisa sekolah, nggarap PR sama mereka, main sama mereka tanpa perasaan yang lain, dan gimana rasanya quality time bersama keluarga, itu indah nya sperti apa si3eh...



Karena yang aku pikirin sih sekitar rumah ku orangnya happiness semua tanpa punya pacar, lalu akak aku pun gak punya pancar biasa aj, lha itu gak ada yang bisa saya tiru buat membayangkan indahnya pacaran hhhh....
Karena yang gua lihat hanya orang yang sedang sedih saat ada ujian dalam hubungan pacaran mereka. :) :D daaaaan itu yang bikin gua kuat dalam menjalani hidup tanpa pacaran, :) :D

Balik ke topik dimana allah yang gak pernah yg cewakan manusia,
Disitu saya mulai memahami mereka yang PDKT sama saya, mulai mengevaluasi teknik dan kenapa mereka mau kenal sama orang baru beda jenis seperti saya.,
Dari beberapa laki2 yang pernah saya ajak ngobrol dan pdkt yang juga bikin baper saya, hehehe akhirnya saya sedikit memahami tingkah laku mereka,

Hasil dari pemahaman saya,:
Kebanyakan orang yang pdkt sama saya itu sedang gak ada teman baru yang mau, gak ada keluarga yang perhatian sama mereka, kurang kasih sayang, pengetahuan mereka kurang eh, maksudnya mungkin mau manfaatin saya, eh, sorry saya ya itu bisa menerima anda kalau allah juga menerima anda untuk saya #allahridhlo
Yang aku pikirkan selama ini sih itu, "*ya allah apapun yang terjadi pada saya, entah gua di php in,apa yang di katakan dia bohong , atau cuma modus, atau cuma buat menyenangkan saya, atau cuma buat taruhan atau cuma buat main -main aj, entah akhirnya aku baper dan sebagainya yang penting engkau tau dan ridhlo!" wes iku tok.

Aku percaya allah itu menyaksikannya ko' gak ada yang dia gak tau, PASTI TAU,
SUATU KETIKA, saat ada yag PDKT saya pun senang dan baper, tapi ada perasaan yang mengganjal dengan status orang ini, dan gua percaya allah lebih tau gimana baiknya, dan dengan perasaan ganjal itu lah saya tetap ramah dan welcome pada orang tersebut,
Suatu ketika mau dia jak jalan2berdua aj, eh dalam hati ya allah ojo lah ribet, ngapain juga sih muter2 berdua, gak etis ah, gak enak dilihat tetangga, gak sopan gitu loh, tapi dengan syarat dia jemput gue dan bilang sama ortu gue kalau mau diajak pergi, itu gak apa -apa setidaknya dia bilang sama ortu gue,
Daaaaaan taraaaaa, dia pun mengcancle dan gak jadi pergo dengan alasan sakit gigi. Beberapa kali dia membatalkan janjinya sama saya, daaaaannnn taraaaaaaa akhirnya gua baper, jahahahahhahhhhaaa..... #pengalamanbaper
Gua nangis karena...... *oooopps,
#tobe continue..... "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar